Argentina Tidak Hanya Messi Seorang

Argentina Tidak Hanya Messi Seorang

Argentina Tidak Hanya Messi Seorang

Argentina Tidak Hanya Messi Seorang – Lionel Messi tidak bisa memenangkan Piala Dunia sendiri dan membutuhkan rekan setimnya di Argentina untuk meningkatkan permainan mereka untuk membantunya. Messi bersama timnas Argentina saat itu gagal mengangkat trofi piala dunia saat Argentina. Setelah dikalahkan 1-0 oleh Jerman di final Piala Dunia 2014 lalu. Trofi itulah yang akan membantu memperkuat posisinya di sepanjang sejarah bersama Pele dan Diego Maradona sebagai salah satu pemain terbesar dalam permainan. Claudio Tapia (Presiden Asosiasi Sepakbola Argentina) mengakui bahwa ini mungkin adalah kesempatan terakhir  Lionel Messi yang sudah berusia 30 tahun  untuk memenangkan turnamen. Tetapi dia pun  mengatakan bahkan pemenang Ballon d’Or lima kali tidak akan bisa membimbing Argentina untuk memperoleh juara.  Jika rekan satu timnya tidak membantu  melakukan yang terbaik untuk Argentina.

“Sepak bola telah menyamakan diri,” kata Tapia kepada La Nacion. Timnas Argentina memiliki pemain terbaik di dunia tetapi kami harus membantu mempersatukanya. Bintang Barcelona itu tidak bisa melakukannya sendirian. Messi sangat matang dan memiliki skill yang  luar biasa Messi istimewa. Messi selalu nomor satu dan memiliki ambisi serta kebutuhan untuk memenangkan Piala Dunia Tahun ini. Dalam babak penyisihan nanti Argentina akan menghadapi Kroasia, Islandia dan Nigeria dalam grup mereka, dan Argentina akan menjadi salah satu favorit Negara yang akan lolos ke babak berikutnya. Namun  Tapia mengatakan bahwa gagal mencapai semifinal bukan merupakan kegagalan bagi Argentina.

Harapan Argentina di Piala Dunia 2018

Sejak penguduran diri Alejandro Sabella setelah Piala Dunia 2014, Argentina telah dilatih oleh Gerardo Martino, Edgardo Bauza dan Jorge Sampaoli, dan Tapia tidak mengharapkan keajaiban dari yang terakhir. “Kami satu-satunya tim yang memiliki tiga pelatih dan mencapai Piala Dunia,” kata Tapia. “Tim-tim lain telah memiliki pekerjaan yang telah berlangsung selama empat tahun.” Walaupun kami memiliki skuat yang kuat dan bertalenta tugas saya sangat berat untuk mempersatukan mereka. Mereka pemain mempunyai ego masing-masing dan gaya bermain yang berbeda” tuturnya. Akankah Argentian dan Lionel Messi tahun ini bisa mengangkat trofi piala dunia, simak terus di artikel berikutnya? Kunjungi Agen Taruhan Terbaik AG303.

Baca Juga :

Konflik Pogba Kian Memanas

Ranieri Meyakini Juventus Meraih Scudetto Ketujuh Beruntun

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: