Buntut Panjang Kericuhan Arema FC vs Persib Bandung

Buntut Panjang Kericuhan Arema FC vs Persib Bandung
Buntut Panjang Kericuhan Arema FC vs Persib Bandung

Buntut Panjang Kericuhan Arema FC vs Persib Bandung

Buntut Panjang Kericuhan Arema FC vs Persib Bandung  – PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi memutuskan laga Arema FC kontra Persib Bandung di Stadion Kanjuruhan, Malang, Minggu (15/4) malam WIB berakhir. Skor 2-2 menjadi akhir dari pertandingan tersebut. Padahal, wasit belum meniupkan peluit tanda berakhirnya pertandingan. Di masa injury time puluhan suporter Arema FC, Aremania, menerobos masuk ke dalam lapangan yang membuat pemain kedua kesebelasan langsung lari ke ruang ganti untuk mengamankan diri. Tak ayal, petugas keamananan terpaksa mengamankan sejumlah suporter yang berada di dalam lapangan. Bahkan, mereka sampai menyemprotkan gas air mata untuk memukul mundur para suporter.

Akibatnya, puluhan suporter mengalami sesak nafas, hingga pingsan, karena tak kuat dengan semprotan gas air mata etrsebut. Para korban itu langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan. “Acuannya pada laporan pertandingan yang dikirimkan oleh pengawas pertandingan. Semua telah kami baca dan pelajari secara terperinci. Dari laporan tersebut, kami memutuskan pertandingan telah selesai,” ucap COO PT LIB Tigorshalom Boboy.

Keputusan yang diambil LIB tersebut sesuai dengan regulasi yang tertuang pada pasal 12 ayat 1 C dan 1 D. Dalam regulasi tersebut dijelaskan jika force majure yang termasuk kericuhan penonton maka status pertandingan akan diputuskan oleh PT LIB.

Putusan LIB

Hanya saja, putusan dari LIB tersebut harus melalui beberapa pertimbangan dan proses berdasarkan keputusan wasit dan laporan dari pengawas pertandingan. Terkait hukuman akibat kejadian tersebut, Tigor menyatakan belum bisa memutuskannya. Semua dikembalikan kepada Komdis (Komisi Disiplin) PSSI. Segala bentuk sanksi sudah sepantasnya diterima Arema FC. Kejadian ini juga perlu dibuat pelajaran bagi tim lain. Apapun alasannya merusak fasilitas, supporter masuk lapangan, dan beradu fisik tidak dibenarkan. Semua tindakan keonaran yang mengganggu jalannya pertandingan akan ditanggung pihak klub itu sendiri. Mirisnya sepak bola Indonesia ini. Dalam pertandingan semalam Thiago mencetak gol dimenit ke-18 dan segera dibalas oleh Ezechiel Dhouassel semenit kemudian. Dhouassel kembali menggetarkan gawang Utam dimenit ke-78, serta gol penyeimbang dicetak oleh Balsa Bozovic dua menit menjelang bubaran. Kunjungi Agen Taruhan Terbaik AG303.

Baca Juga :

Kepenasaran Pep Guardiola Pada Liga Champions

Trofi Gratis Dari Manchester United

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*