Deja Vu Real Madrid dan Bayern Muenchen

Deja Vu Real Madrid dan Bayern Muenchen

Deja Vu Real Madrid dan Bayern Muenchen

Deja Vu Real Madrid dan Bayern Muenchen – Bayern Muenchen dan Real Madrid kembali bertemu di ajang Liga Champions. Kedua raksasa sepakbola ini harus saling berhadapan di semifinal. Musim ini kedua tim akan bertarung di leg pertama bakal digelar di Stadion Allianz Arena, Kamis (26/4) dini hari WIB. Dalam catatan sejarah, Muenchen dan Madrid sudah 24 kali berpapasan di kompetisi Eropa. Sejauh ini masing-masing pihak sama-sama mengukir 11 kemenangan dan hanya dua laga yang berakhir dengan kedudukan imbang. Namun hasil positif yang diraih Madrid lebih terlihat ketimbang sang lawan. Sebab dalam empat bentrokan teranyar, kemenangan selalu diamankan oleh armada Los Blancos. Pada musim 2013-2014 lalu, kedua tim juga bertemu di babak semifinal. Saat itu Madrid melaju mulus ke partai pamungkas usai menang aggregat 5-0 atas penguasa Jerman. Di final, Madrid dapat melanjutkan catatan positifnya. Menghadapi Atletico, mereka menang telak 4-1 sehingga keluar sebagai juara.

Hal serupa terulang di Liga Champions musim 2016-2017. Muenchen menantang Madrid pada babak perempat final dan ketika itu mereka kalah dengan aggregat 3-6. Pada leg pertama, Muenchen yang bermain di kandangnya dipermalukan dengan skor 1-2. Lalu saat leg kedua digelar di markas Real Madrid, FC Hollywood dipaksa menyerah 2-4. Dengan kemenangan itu, Cristiano Ronaldo Cs lolos ke babak empat besar dan akhirnya sukses menembus laga final. Mereka juara lagi usai menang 4-1 atas Juventus. Deja vu antara Real Madrid dan Bayern Muenchen memang sudah biasa. Namun, yang menarik untuk dinantikan adalah kelolosan salah satu tim tersebut. Bisa dipastikan menurut Deja vu maka salah satu tim yang lolos dari laga ini, bisa dipastikan merengkuh juara Liga Champions.

Jupp Heynckes Sang Penakluk Real Madrid

Namun catatan positif tersebut tidak membuat Zinedine Zidane besar kepala. Pelatih Madrid itu menganggap Muenchen yang sekarang berbeda dengan musim lalu karena mereka sudah dipimpin lagi oleh Jupp Heynckes. “Saya rasa tak ada status favorit di pertandingan ini. Bayern Muenchen klub besar yang kaya akan sejarah. Saya sangat menghormati apa yang sudah dilakukan Jupp Heynckes bersama Bayern Muenchen,” kata Zidane yang dikutip dari laman resmi UEFA. Di bawah bimbingan Heynckes, Muenchen sukses mengalahkan Madrid di semifinal Liga Champions musim 2011-2012 lalu. Bahkan semusim berselang Muenchen diantarkannya juara Liga Champions, DFB Pokal, dan juga Bundesliga. Bisa dikatakan Jupp Heynckes sang penakluk Real Madrid. Laga ini juga sebagai pertaruhan bagi dua striker kedua tim, yakni Robert Lewandowski dan Cristiano Ronaldo. Pemenang laga ini akan membuat salah satu pemain tersebut mendapat pamor tinggi bagi fans. Kunjungi Agen Taruhan Terbaik AG303.

Baca Juga :

Duel Beda Kasta Antara Arema Lawan Persipura

Dortmund Mesin Pengorbit Youngster

Singgungan Mourinho Soal Laga Final Piala FA

De Bruyyne Semakin Elegan

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: