Tantrum Buffon Memang Wajar

Tantrum Buffon Memang Wajar

Tantrum Buffon Memang Wajar

Tantrum Buffon Memang Wajar  – Menurut Legenda Inter Milan, Marco Materazzi mengaku sangat memahami sikap tantrum Gianluigi Buffon pada leg kedua perempat final Liga Champions kontra Real Madrid beberapa waktu lalu. Buffon bahkan banyak didukung oleh pesepak bola Italia atas serangannya terhadap wasit Michael Oliver. Pada laga tersebut, Buffon memang kalap ketika Michael Oliver menghadiahkan penalti pada Madrid kala laga sudah memasuki menit ke-90+4. Penalti itu pula yang menggugurkan harapan Buffon melangkah lebih jauh di Liga Champions. Memang Buffon pernah mendapat trofi Piala Dunia bersama timnas Italia. Hanya juara Liga Champions saja yang belum didapatinya. Ini menjadi tereminilasi sangat kejam bagi Buffon. Timnya tersingkir di menit-menit terakhir dan mendapat kartu merah pula. Ironis.

“Ketika saya bertemu dia akan saya tanyakan jika dia akan melakukan hal yang sama sekali lagi. Saya sudah berkali-kali membuat kesalahan, kita ini manusia dan penting untuk memahami itu,” tutur Materazzi dikutip daritribalfootball. “Sebut saja saya penasaran apa yang akan saya lakukan jika seseorang merenggut itu (peluang lolos) dari saya seperti yang mereka lakukan pada Gigi (julukan Buffon).” “Di balik kostum ini ada jantung yang berdetak dan darah yang mengalir, hal-hal seperti ini (tantrum) memang bisa terjadi.” Buffon memang terus mengkritik wasit seusai laga tersebut. Bahkan meskipun sudah berada di Italia dan waktu sudah berlalu cukup lama sejak saat itu, Buffon seakan masih belum mampu menerima hasil tersebut.

Loyalitas Buffon Lebih Dari Sebuah Trofi

Seperti pembahasan sebelumnya, Juventus gugur setelah keputusan kontroversial wasit Michael Oliver. Memang, terjadi kontak fisik di kotak penalti Juventus. Jika dikaji lebih dalam, pelanggaran seperti itu masih tergolong 50-50. Mungkin, jika skor masih 0-3 dan dilanjut ke perpanjangan waktu ataupun adu tendangan penalti hasilnya pasti berbeda. Namun, hasil sudah diputuskan. Ini hanya menjadi sebuah asumsi saja. Tetap semangat Buffon. Gelar Liga Champions memang belum bisa didapat. Tetapi loyalitas dan semangat juang bersama Juventus patut diapresiasi khalayak luas. Loyalitas tanpa batas lebih dari sebuah trofi. Kunjungi Agen Taruhan Terbaik AG303.

Baca Juga :

Semangat Baru Lorenzo Insigne

Keyakinan Mantan Winger Milan Terhadap Neymar

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: