Unbeaten La Liga Barcelona Terhenti di Markas Levante

Unbeaten La Liga Barcelona Terhenti di Markas Levante

Unbeaten La Liga Barcelona Terhenti di Markas Levante

Unbeaten La Liga Barcelona Terhenti di Markas Levante – Barcelona sudah pasti tidak dapat menjadi klub pertama di era 38 laga. Yang berhasil mengakhiri semusim La Liga tanpa merasakan kekalahan. Senin (15/05/2018) Barcelona menelan kekalahan perdana  di pekan ke-37 musim ini atas Levante dengan skor fantastis 4-5. Gelandang bertahan Barcelona, Sergio Busquest berpendapat menegaskan bahwa hal itu tidak mencoreng torehan Barcelona musim 2017/2018. Barcelona yang sudah memastikan diri sebagai juara La Liga dan Copa del Rey. “Gagal unbeaten tidak mencoreng apa yang sudah Barcelona raih. Bahwa Barca tidak akan mengakhiri musim tanpa menderita kekalahan,” tegas Busquets..

Barcelona sendiri tampil terlambat panas dan nyaris menyamakan kedudukan di menit-menit akhir pertandingan. Tim asuhan Ernesto Valverde sempat tertinggal jauh 1-5, hingga mampu memperkecil skor sampai 4-5. Bahkan Barcelona hampir menyeimbangkan skor. Walau demikian, Busquets mengakui bahwa melakukan comeback setelah tertinggal lima gol bukan semudah mengembalikan telapak tangan. Busquest pun menilai Levante bermain sangat baik dan pantas mendapatkan kemenangan. “Sulit untuk mengambil hal positif dari laga ketika lawan sudah mencetak lima gol ke gawang tim anda,” tutup Busy.

Barcelona menutup laga di pekan terakhir musim ini saat menjamu Real Sociedad. Pertandingan itu akan menjadi laga terakhir bagi sang playmaker Andres Iniesta yang telah memutuskan tidak memperkuat tim asal Catalan ini. Walaupun demikian, Barca tetap mencatat rekor menakjubkan yang dimulai sejak musim lalu. Barca melalui 43 pertandingan di liga tanpa sekalipun menelan kekalahan. Sejarah dan rekor baru yang mungkin akan sulit dipecahkan oleh tim lain.

Penyesalan Coutinho, Sumringah Coutinho

Gelandang “mahal” Barcelona, Philippe Coutinho pun mengaku menyesal karena gagal melanjutkan laju kemenangan tersebut. Tapi bagaimanapun dia tetap merasa bangga karena sudah menjadi juara. “Ini malam (dini hari WIB) yang menyulitkan. Tapi kami membuat laju yang bersejarah, 43 pertandingan tanpa kekalahan,” ujar Coutinho dikutip dari marca. “Kami menyesal karena gagal membuat rekor (unbeaten semusim), tapi tujuan utama kami tetaplah menjadi juara.”

Momen utama yang menjadi penentu laga itu adalah di awal babak kedua. Saat Levante mampu mencetak tiga gol saat pertandingan baru 10 menit berlangsung. “Saya rasa mereka memulai babak kedua dengan lebih cerdik. Mereka sempat unggul dua gol di awal babak kedua. Lalu setelah itu laga sedikit lebih santai,” tutup Coutinho. Barcelona saat ini menatap akhir musim saat melawan kontra Real Sociedad pada akhir pekan nanti. Pertandingan akhir musim tersebut itu akan diselenggarakan di Camp Nou. Tentu Barcelona ingin memenangkan laga untuk memperbaiki peforma tim demi gengsi. Kunjungi Agen Taruhan Terbaik AG303.

Baca Juga :

Barcelona Bersama Andreas Iniesta Ditakdirkan Tanpa Kebencian

Kiper Cadangan Barcelona Dikabarkan Siap Angkat Kaki Dari Camp Nou

Rahasia Dibalik Kemenangan Barcelona Di Final Copa Del Rey

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: